Fastconnect.id-Cara mendapatkan investor perlu Anda pelajari jika ingin membuka sebuah bisnis.
Investor sendiri adalah mereka yang ingin memberikan bantuan berupa dana namun meminta bantuan dari total penjualan berdasarkan persentase yang sudah disepakati.
Pebisnis dan juga investor memiliki hubungan yang saling menguntungkan, dimana hubungan ini memberikan dampak positif bagi bisnis Anda.
Cara Mendapatkan Investor
Ingin membuka bisnis namun kekurangan dana? Ini dia cara untuk menarik perhatian investor:
Riset Investor yang Relevan
Cari investor yang kemungkinan besar tertarik dengan produk dan layanan yang Anda sediakan. Pahami latar belakang dan portofolio investasi mereka sebelumnya untuk memastikan adanya kecocokan dan sinergi.
Bangun Jaringan dan Hubungan
Hadiri berbagai acara yang mempertemukan para pendiri startup dengan investor potensial. Manfaatkan juga koneksi pribadi Anda untuk bisa mendapatkan perkenalan secara langsung, yang seringkali lebih efektif.
Kembangkan Rencana Bisnis yang Solid
Rencana bisnis yang kuat adalah syarat mutlak yang harus mencakup deskripsi bisnis, tujuan, dan keahlian tim. Jangan lupa sertakan analisis pasar, strategi penjualan dan pemasaran, serta proyeksi keuangan yang realistis.
Buat Presentasi yang Persuasif
Siapkan sebuah presentasi singkat namun menarik yang merupakan rangkuman dari rencana bisnis Anda. Presentasi harus secara ringkas mengkomunikasikan keunikan produk, kekuatan tim, model bisnis, dan data keuangan utama.
Bentuk Tim Manajemen yang Kuat
Investor ingin melihat sebuah tim yang tidak hanya bersemangat dan gigih, tetapi juga memiliki komitmen penuh. Pastikan anggota tim Anda memiliki kombinasi keterampilan dan pengalaman yang relevan untuk membawa bisnis menuju kesuksesan.
Tunjukkan Keunikan Produk atau Layanan Anda
Jelaskan kepada investor apa yang membuat produk atau layanan Anda benar-benar menonjol di antara para pesaing. Fokuskan pada masalah spesifik yang berhasil Anda selesaikan atau kebutuhan unik yang dapat Anda penuhi bagi pelanggan.
Tunjukkan Potensi Pasar
Yakinkan investor bahwa ada pasar yang cukup besar dan dapat dijangkau untuk produk atau jasa yang Anda tawarkan. Selalu gunakan data dan hasil riset pasar yang valid untuk mendukung semua klaim Anda mengenai ukuran dan potensi pasar.
Kembangkan Rencana Keuangan dan Profit
Tunjukkan kepada investor bagaimana bisnis Anda akan menghasilkan pendapatan dan gambarkan jalur yang jelas untuk mencapai profitabilitas. Siapkan dokumen pendukung seperti perkiraan arus kas, laporan laba rugi, serta neraca keuangan.
Kenapa Wajib Menarik Investor untuk Membuka Sebuah Bisnis?
Kenapa stater bisnis perlu menarik investor? Ini dia alasannya:
Mendorong Ekspansi Bisnis
Ketika bisnis mulai berkembang, kebutuhan untuk memperluas operasional pun meningkat, misalnya untuk membuka cabang baru atau menambah armada distribusi.
Dengan adanya suntikan dana dari investor, Anda dapat melakukan ekspansi tanpa harus mengganggu kestabilan keuangan internal perusahaan.
Menjaga Kelancaran Arus Kas
Pada tahap awal, pemasukan bisnis seringkali belum stabil, sementara biaya operasional seperti gaji dan tagihan harus tetap dibayar.
Investor dapat memberikan tambahan modal untuk menjaga arus kas tetap berjalan lancar sehingga operasional bisnis tidak terganggu.
Meningkatkan Kredibilitas dan Validasi Bisnis
Kehadiran investor yang telah melakukan uji tuntas (due diligence) sebelum berinvestasi dapat meningkatkan kredibilitas bisnis di mata pelanggan dan mitra.
Hal ini menjadi semacam validasi bahwa bisnis Anda dinilai memiliki prospek yang baik dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut.
Akses ke Jaringan dan Sumber Daya
Investor seringkali bukan hanya memberikan dana, tetapi juga membuka akses ke jaringan dan sumber daya mereka yang luas.
Mereka dapat membantu Anda terhubung dengan pasar baru, memberikan nasihat bisnis yang berharga, atau memperkenalkan Anda kepada mitra strategis lainnya.
Mempercepat Pertumbuhan (Skalabilitas)
Meskipun bisnis sudah menghasilkan pendapatan, keuntungan tersebut mungkin tidak cukup untuk mendanai pertumbuhan yang cepat demi mendominasi pasar.
Pendanaan dari investor memungkinkan perusahaan untuk melakukan investasi modal besar demi percepatan pertumbuhan yang tidak mungkin dicapai hanya dengan mengandalkan pendapatan.
Pendanaan untuk Riset dan Pengembangan (R&D)
Untuk tetap kompetitif, perusahaan harus terus berinovasi dan mengembangkan produk atau layanannya.
Investor menyediakan dana yang bisa dialokasikan secara khusus untuk kegiatan riset dan pengembangan (R&D) agar bisnis Anda selalu up to date.
Simulasi mengenai Berapa Persen yang Akan Ditarik Investor dari Keuntungan Bisnis Anda
Penasaran dengan berapa jumlah yang akan ditarik oleh investor jika Anda sudah mendapatkan keuntungan? Ini dia contoh simulasi, dan hitungannya:
Simulasi Persentase Kepemilikan (Ekuitas) untuk Investor
Ini adalah tiga skenario yang paling umum terjadi:
Skenario Kondisi Bisnis Jumlah Investasi Contoh Persentase yang Diminta Investor Startup Tahap Awal Bisnis baru berupa ide atau prototipe, belum ada pendapatan atau baru sedikit. Risiko bagi investor sangat tinggi. Rp 500 Juta 20% – 35% Bisnis yang Sedang Tumbuh Bisnis sudah berjalan 1-2 tahun, memiliki pelanggan, arus kas positif, dan ingin ekspansi (buka cabang, dll). Risiko menengah. Rp 2 Miliar 10% – 25% Bisnis Mapan dengan Model Profit Sharing Bisnis sudah stabil, tapi butuh dana untuk proyek spesifik (misal, membeli mesin baru). Investor tidak mengambil saham, tapi bagi hasil dari keuntungan proyek tsb. Rp 750 Juta 30% – 50% dari Keuntungan Bersih Proyek
Cara mendapatkan investor, kunci utamanya adalah persiapan matang. Mulailah dengan riset investor yang relevan, buat rencana bisnis yang solid, dan siapkan presentasi yang persuasif.
Menunjukkan potensi pasar yang besar dan bangun tim manajemen yang kuat untuk meyakinkan mereka. Investor tidak hanya membawa dana, tetapi juga membuka akses ke jaringan dan validasi bagi bisnis Anda.

