Fastconnect.id– Bingung pinjam berapa di bank BRI? mau tahu angsurannya berapa? jika demikian maka kamu dapat cek tabel pinjaman BRI 2025 non KUR terbaru, karena dengan begitu kita dapat mengetahui berapa jumlah setor bulanannya.
BRI kembali mempertegas komitmennya dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro serta masyarakat umum melalui skema Pinjaman Non KUR 2025. Berbeda dengan skim KUR yang identik dengan bunga lebih rendah namun syarat lebih spesifik, produk Non KUR memberikan fleksibilitas lebih besar terutama dalam hal persyaratan dan kebebasan penggunaan dana.
Kebutuhan modal usaha yang semakin meningkat membuat produk Non KUR menjadi salah satu pilihan paling relevan pada 2025. Pelaku usaha kecil yang membutuhkan tambahan modal cepat untuk belanja stok, peralatan, maupun perluasan usaha dapat memanfaatkan skema ini tanpa harus menyiapkan agunan berat seperti sertifikat tanah atau BPKB. Di sisi lain, masyarakat umum juga menggunakannya untuk pembiayaan konsumtif mendesak yang tetap aman dan terstruktur.
Keunggulan Pinjaman Non KUR BRI 2025
BRI merancang Non KUR sebagai produk pembiayaan yang mudah dijangkau banyak kalangan. Beberapa keunggulannya antara lain:
Plafon pinjaman mulai Rp10 juta hingga Rp100 juta. Rentang ini memberi keleluasaan bagi debitur memilih besaran dana sesuai kebutuhan.
Tenor kredit hingga 60 bulan. Tenor panjang membuat cicilan lebih ringan dan stabil bagi pelaku usaha yang perlu menjaga arus kas.
Suku bunga sekitar 0,85 persen hingga 1 persen per bulan. Meski sedikit lebih tinggi dari KUR, bunga ini sebanding dengan kemudahan akses dan kelonggaran persyaratan.
Persyaratan pengajuan ringan. Calon debitur cukup berusia 17–21 tahun, memiliki usaha minimal enam bulan, serta tidak sedang menerima kredit produktif lain. Selengkapnya dapat disimak seperti dibawah ini:
Syarat Pinjaman Non KUR BRI
Usia Debitur
- Minimal 17 tahun atau sudah menikah
- Maksimal mengikuti ketentuan usia produktif bank (umumnya sampai 60–65 tahun saat kredit jatuh tempo)
Status Kepemilikan Usaha
- Memiliki usaha aktif dengan masa operasional minimal 6 bulan
- Usaha berjalan stabil dan dapat dibuktikan melalui transaksi penjualan atau aktivitas usaha lainnya
Tidak Sedang Menerima Kredit Produktif Lain
- Debitur tidak sedang menerima pembiayaan produktif dari bank lain
- Kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit masih diperbolehkan
Memiliki Identitas Lengkap
- KTP
- Kartu Keluarga
- NPWP (biasanya untuk plafon tertentu)
Domisili Jelas dan Sesuai Wilayah Pengajuan
- Domisili harus sesuai atau masih satu area dengan kantor BRI tempat pengajuan
Rekening BRI Aktif
- Biasanya wajib memiliki rekening tabungan BRI untuk proses pencairan dan pembayaran angsuran
Kemampuan Bayar (Scoring Bank)
- Penghasilan stabil
- Arus kas usaha sehat
- Tidak memiliki riwayat kredit macet
Tidak Wajib Agunan Berat
- Non KUR tidak mengharuskan sertifikat tanah atau BPKB sebagai jaminan
- Namun bank dapat meminta agunan tambahan ringan (flexible collateral) jika diperlukan, tergantung analisa kredit
Dokumen Pendukung Usaha (jika diminta)
- Foto tempat usaha
- Bukti transaksi usaha
- Surat keterangan usaha (jika diperlukan)
Mengisi Formulir Pengajuan Resmi BRI
- Melengkapi data personal
- Informasi usaha
- Persetujuan pengecekan SLIK OJK
Akses pengajuan tersedia melalui kantor BRI maupun kanal digital resmi, memudahkan debitur di berbagai daerah.
Dengan kombinasi fitur tersebut, Non KUR menjadi salah satu skema pembiayaan paling relevan untuk usaha skala kecil hingga menengah.
TABEL ANGSURAN NON KUR BRI 2025
Berikut tabel yang telah diformat dengan rapi:
Plafon Pinjaman 6 Bulan (Musiman) 12 Bulan 18 Bulan 24 Bulan 36 Bulan 48 Bulan Rp1.000.000 Rp1.107.500 Rp95.333 Rp67.556 Rp53.667 Rp39.778 Rp32.833 Rp2.000.000 Rp2.215.000 Rp190.667 Rp135.111 Rp107.333 Rp79.556 Rp65.667 Rp3.000.000 Rp3.322.500 Rp286.000 Rp202.667 Rp161.000 Rp119.333 Rp98.500 Rp4.000.000 Rp4.430.000 Rp381.333 Rp270.222 Rp214.667 Rp159.111 Rp131.333 Rp5.000.000 Rp5.537.500 Rp476.667 Rp337.778 Rp268.333 Rp198.889 Rp164.167 Rp6.000.000 Rp6.645.000 Rp572.000 Rp405.333 Rp322.000 Rp238.667 Rp197.000 Rp7.000.000 Rp7.752.500 Rp667.333 Rp472.889 Rp375.667 Rp278.444 Rp229.833 Rp8.000.000 Rp8.860.000 Rp762.667 Rp540.444 Rp429.333 Rp318.222 Rp262.667 Rp9.000.000 Rp9.967.500 Rp858.000 Rp608.000 Rp483.000 Rp358.000 Rp295.500 Rp10.000.000 Rp11.075.000 Rp953.333 Rp675.556 Rp536.667 Rp397.778 Rp328.333 Rp15.000.000 Rp16.612.500 Rp1.410.000 Rp1.011.333 Rp805.000 Rp596.667 Rp492.500 Rp20.000.000 Rp22.150.000 Rp1.906.667 Rp1.351.111 Rp1.073.333 Rp795.556 Rp656.667 Rp25.000.000 Rp27.687.500 Rp2.381.111 Rp1.668.889 Rp1.341.667 Rp994.444 Rp820.833 Rp30.000.000 Rp33.225.000 Rp2.840.000 Rp2.076.667 Rp1.610.000 Rp1.193.333 Rp985.000
Simulasi Cicilan Berdasarkan Plafon Populer
Selain tabel resmi, berikut simulasi yang umum digunakan untuk menghitung cicilan pinjaman jangka panjang:
Plafon Rp10 juta tenor 60 bulan, cicilan sekitar Rp299.600 per bulan
Plafon Rp25 juta tenor 60 bulan, cicilan kurang lebih Rp745 ribu per bulan
Simulasi ini banyak digunakan pelaku UMKM untuk memperkirakan arus kas ketika hendak mengambil pendanaan lebih besar.
Pinjaman Non KUR sebagai Solusi Modal Cepat Tanpa Agunan Berat
Salah satu alasan pinjaman Non KUR semakin diminati adalah fleksibilitas yang tidak didapatkan pada banyak produk kredit lainnya. Proses pencairan relatif cepat, dan syarat tidak terlalu ketat membuat banyak pelaku usaha terbantu, terutama ketika menghadapi kebutuhan mendesak seperti menambah stok barang saat musim ramai atau memperbaiki peralatan produksi.
Produk ini juga menjadi solusi bagi masyarakat umum yang membutuhkan pendanaan pribadi dengan skema pembayaran yang terjadwal dan aman, jauh lebih sehat dibanding pinjaman online ilegal yang sering kali menimbulkan masalah baru.
Tenor panjang hingga 60 bulan membantu menjaga arus kas usaha tetap aman tanpa membebani operasional harian. Stabilitas cicilan bulanan juga membantu debitur membuat perencanaan keuangan lebih terukur.
Tabel pinjaman Non KUR BRI 2025 memberikan gambaran komprehensif tentang cicilan berdasarkan plafon dan tenor, sehingga debitur dapat memilih skema pembiayaan sesuai kemampuan. Dengan persyaratan ringan, plafon fleksibel, dan tenor panjang, skema Non KUR menjadi salah satu solusi paling relevan bagi masyarakat dan pelaku usaha yang membutuhkan akses dana cepat tanpa agunan berat.

