Fastconnect.id-Bansos atau bantuan sosial merupakan salah satu program pemerintah Indonesia untuk membantu rakyatnya yang membutuhkan. Akan tetapi masih banyak bantuan yang tidak tepat sasaran, oleh karena itu menyambut tahun 2026 kementerian sosial atau kemensos terus memantau sistem penyaluran bantuan agar lebih transparan.
Bagi masyarakat yang merasa dirinya kurang mampu atau memenuhi kriteria untuk menerima bansos namun datanya tidak terdaftar sebagai penerima manfaat, pemerintah telah memudahkan semuanya hanya melalui online tanpa harus urus sana sini.
Hanya dengan menggunakan e-KTP masyarakat bisa mendaftarkan diri sebagai penerima bansos, akan tetapi tidak semua otomatis pendaftar bisa langsung dapat bansos. Tentu saja ada proses verifikasi atau uji kelayakan apakah orang tersebut berhak atau tidak.
Proses verifikasi tersebut mencakup data sosial ekonomi yang sudah terdaftar dalam sistem nasional Kemensos atau DTKS. Disamping itu ternyata masih banyak banget masyarakat yang bingung antara daftar DTKS dengan Bansos. Baiklah kalau begitu kami akan bahas secara tuntas berikut ini.
Apa Itu DTKS?
Jangan terburu buru untuk mendaftar bansos, kenali terlebih dahulu apa itu DTKS. Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS merupakan basis data utama yang dikelola Kemensos. Data tersebut berisikan informasi status sosial ekonomi dan juga demografi dari 40% penduduk ekonomi terendah di Indonesia.
Kalian tidak akan mendapatkan bansos jenis PKH, PIP, PBI, BPNT dan lain sebagainya jika nama kalian tidak tercantum dalam DTKS. Oleh sebab itu jika ingin mendaftar bansos kalian pahami dulu cara daftar DTKS.
Syarat Penerima Bansos 2026
Pasalnya pemerintah telah menetapkan syarat ketat bagi penerima manfaat, maka dari itu tidak semua warga Indonesia bisa mendapatkannya. Berikut ini kriteria atau syarat penerima bansos yang perlu diketahui:
- Warga Negara Indonesia (WNI) memiliki E-KTP dan Kartu Keluarga
- Miskin atau rentan miskin, kondisi ekonomi tidak bisa mencukupi kebutuhan dasar
- Bukan golongan TNI, Polri, PNS, ASN
- Bukan pegawai BUMN atau BUMD
- Kehilangan mata pencaharian atau ada anggota keluarga lansia, ibu hami, dan penyandang disabilitas
Dokumen yang Diperlukan Untuk Daftar Bansos
Bukan hanya kriteria yang perlu kalian tahu, dokumen pun sangat penting untuk diperhatikan. Jika ingin mendaftar bansos kalian harus memiliki dokumen berikut ini:
- Kartu Tanda Penduduk E-KTP Asli
- Kartu Keluarga (KK)
- Foto rumah dari depan untuk verifikasi tempat tinggal
- Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa
Cara Daftar Bansos Via Online Menggunakan Aplikasi Cek Bansos
Mendaftar bansos secara online merupakan cara efektif yang bisa dilakukan karena prosesnya mudah dan dapat dipantau kapanpun. Pendaftarannya mudah hanya dengan Aplikasi Cek Bansos, jika belum paham caranya silahkan ikuti langkah langkah dibawah ini:
1. Registrasi Akun
- Langkah pertama unduh aplikasi Cek Bansos di google play store.
- Buka aplikasi dan klik menu buat akun baru.
- Isi data diri meliputi nomor KK, nomor NIK nama lengkap dan lain sebagainya.
- Unggah foto KTP dan swafoto memegang KTP, pastikan gambarnya jelas.
- Pilih opsi Buat Akun Baru.
- Terakhir tunggu verifikasi dari Kemensos via Email. Jika akun sudah diaktivasi kalian bisa login kembali.
2. Menggunakan Menu Usul
Jika berhasil masuk ke aplikasi, kalian belum secara otomatis terdaftar sebagai penerima manfaat. Kalian harus masuk ke Menu Usulan agar data bisa masuk ke DTKS. Jika belum paham caranya silahkan simak berikut ini:
- Langkah pertama silahkan buka aplikasi Cek Bansos dan klik Menu Daftar Usulan.
- Pilih Tambah Usulan.
- Isikan formulir data diri yang ingin didaftarkan.
- Sistem akan meminta data secara detail kondisi ekonomi dan rumah, isikan dengan jujur.
- Unggah foto rumah bagian depan dan juga dalam.
- Terakhir klik Simpan.
- Selesai.
Jika sudah melalui proses ini kalian hanya perlu menunggu data layak di verifikasi oleh dinas sosial atau tidak yang jelas proses ini memakan waktu dan kami berharap kalian bisa sabar menunggunya.
Jenis Jenis Bansos yang Bisa Didaftarkan
Jika nama kalian sudah masuk dalam DTKS sistem akan menentukan bantuan apa yang cocok dengan kondisi ekonomi pendaftar. Berikut ini jenis jenis bansos yang bisa didaftarkan:
1. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako
Bansos ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan pokok, di tahun lalu bantuan ini bernilai Rp 200.000 perbulan dan disalurkan melalui PT Pos Indonesia atau Himpunan Bank Negara (Himbara) untuk dibelikan kebutuhan pokok seperti beras dan lain sebagainya.
2. Program Keluarga Harapan atau PKH
Bantuan ini memiliki sifat bersyarat dan diberikan pada keluarga berikut ini:
- Ibu Hamil dan Balita
- Anak SD, SMA dan SMA
- Penyandang disabilitas dan lansia diatas 70 tahun
3. Program Indonesia Pintar
Bantuan ini dikhususkan untuk peserta didik dari keluarga tidak mampu agar tidak putus sekolah. Besaran bantuan biasanya disesuaikan dengan tingkatan pendidikan.
4. PBI-JK atau Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan
Bantuan ini berbeda dengan lainnya karena bantuan ini dikhususkan untuk pembayaran iuran BPJS Kesehatan kelas 3. Penerima manfaatnya bisa berobat gratis di fasilitas kesehatan yang melayani BPJS.
Cara Cek Status Penerima Bansos
Jika kalian telah melakukan pendaftaran maka bisa langsung cek status penerima bansos secara berkala dengan cara berikut ini:
- Langkah pertama silahkan kunjungi situs resmi Cek bansos Kemensos melalui HP.
- Masukan data wilayah penerima manfaat seperti (Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi)
- Masukan nama penerima bansos.
- Masukan kode captcha yang muncul dilayar.
- Pilih Cari Data.
Setelah itu sistem akan menampilkan apakah nama kalian terdaftar di salah satu jenis bansos seperti PKH, BPNT dan lain sebagainya atau tidak.
Tips Agar Pendaftaran Bansos Tidak Ditolak
Banyak sekali pendaftar yang gagal alias tidak lolos verifikasi sistem usulan. Untuk menghindarinya kalian bisa memastikan beberapa hal dibawah ini sudah sesuai:
- Pastikan nama KTP, NIK, dan KK sesuai di Dukcapil, jika ada huruf atau angka yang salah meskipun satu itu sudah dipastikan tidak lolos.
- Saat kalian mengunggah foto rumah pastikan jujur apa adanya karena sistem akan tahu kelayakan visual tersebut.
- Jangan memalsukan pendapatan atau pekerjaan, jika kalian tidak jujur maka sistem akan tahu karena telah berkaitan dengan data BPJS dan pajak.
- Jangan malu untuk menanyakan pada pihak yang berhubungan penyaluran bansos.
Nah, jadi itulah beberapa informasi terkait pendaftaran Bansos yang perlu kalian ketahui. Selain mudah kalian juga tidak perlu antre untuk mendaftar cukup dengan mengakses aplikasi Cek Bansos saja semuanya selesai.
Akan tetapi saat ini pendaftaran semakin ketat dan sulit lolos karena sistem sendiri yang bekerja. Namun apabila kalian merasa sangat layak menerima bantuan sosial tersebut tapi tidak lolos verifikasi maka bisa langsung mengajukan secara offline ke kelurahan setempat saja.

