Apa Itu Affiliate Marketing? Arti dan Contoh Populer di Indonesia

A-AA+A++

Fastconnect.id-Apa itu affiliate marketing? Simpelnya, ini merujuk kepada proses pengenalan produk atau jasa kepada konsumen melalui promosi seperti endorse atau paid promote. 

Affiliate marketing sendiri menguntungkan kedua belah pihak, dimana promotor akan mendapatkan upah sesuai ketentuan, dan produk dari penjual akan dikenal lebih luas. 

Di zaman yang serba online ini, wajar kalau sebagian orang tertarik untuk melakukannya. Untuk yang belum familiar, pembahasan lengkapnya sudah kami siapkan.

Apa Itu Affiliate Marketing dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Affiliate marketing adalah salah satu jenis bisnis dimana Anda akan menjadi affiliator atau orang yang mempromosikan produk atau jasa dari mitra kepada konsumen (followers, dll). 

Nantinya Anda akan mendapatkan bagian dari jumlah penjualan yang dilakukan melalui link khusus sebuah produk.

Meskipun jumlah followers atau pengikut sangat mempengaruhi, semua orang tetap bisa mengikuti program affiliate. 

Hal yang perlu Anda lakukan adalah membuat produk yang Anda iklankan menjadi lebih eye catching, atau menarik perhatian konsumen.

Disini, kreativitas Anda dalam mengenalkan produk menjadi poin yang sangat krusial. Oleh karenanya, jika ingin mendapatkan komisi yang cukup banyak, buatlah produk menjadi semenarik mungkin. 

Cara Kerja Affiliate Marketing

Untuk cara kerjanya, Affiliate marketing bisa disimpulkan menjadi list berikut ini:

  1. Daftar ke program afiliasi untuk mendapatkan link promosi unik.
  2. Bagikan link tersebut di website, media sosial, atau konten Anda.
  3. Hasilkan komisi saat ada yang mengklik atau membeli produk dari link Anda.
  4. Perusahaan melacak semua penjualan dari link Anda untuk memastikan Anda dibayar.

Setiap pemilik produk akan membayar Anda sesuai dengan persentase yang sudah ditentukan.

Cara Memulai Affiliate Marketing untuk Pemula

Bagi Anda yang berminat untuk memulai Affiliate Marketing, ini dia panduan lengkapnya: 

  1. Pilih produk yang Anda pahami. Memilih produk yang tepat akan memudahkan Anda dalam membuat konten yang menarik. 
  2. Pilih Platform. Tentukan di mana Anda akan membagikan konten, misalnya blog, YouTube, atau media sosial seperti Instagram, TikTok, X dan FB. 
  3. Cari Program Afiliasi. Temukan perusahaan atau produk yang sesuai dengan keahlian Anda. Anda dapat bergabung langsung dengan program afiliasi suatu merek atau melalui jaringan afiliasi yang menawarkan ribuan program.
  4. Buat Konten Berkualitas. Buatlah konten yang informatif dan menarik bagi audiens Anda, seperti ulasan produk atau tutorial. Ini poin penting karena akan mempengaruhi penjualan.
  5. Promosikan Link Afiliasi. Bagikan link afiliasi unik Anda di dalam konten yang telah dibuat. Pastikan untuk mempromosikan produk dengan bijak dan relevan dengan konten Anda.
  6. Analisis dan Optimalkan. Pantau kinerja link afiliasi Anda menggunakan tools analytics. Lacak metrik seperti lalu lintas, klik, dan konversi, ini bisa dijadikan acuan apakah konten Anda sudah bagus atau belum. 

Fokus pada pembuatan konten, jika apa yang Anda buat kurang menarik, orang tidak akan tertarik untuk membeli produk yang Anda iklankan. 

Keuntungan Menjalankan Affiliate Marketing

Selain menarik, ada beberapa keuntungan Affiliate Marketing yang bisa Anda rasakan, ini listnya:

  • Biaya Awal Rendah: Anda tidak perlu membuat produk, sehingga modal yang dibutuhkan sangat minim.
  • Fleksibilitas Tinggi: Anda bisa bekerja dari mana saja dan kapan saja, hanya butuh koneksi internet.
  • Ada Potensi Penghasilan Pasif: Konten yang Anda buat (seperti artikel blog atau video) bisa terus menghasilkan komisi meskipun sudah lama dipublikasikan (evergreen).
  • Tidak Perlu Mengurus Pengiriman dan Layanan Pelanggan: Semua proses setelah pembelian, mulai dari pengiriman hingga keluhan pelanggan, ditangani oleh pemilik produk.
  • Beragam Pilihan Produk: Anda bebas memilih untuk mempromosikan produk apa pun dari berbagai perusahaan yang sesuai dengan minat Anda.

Simulasi, dan Cara Menghitung Penghasilan Sebagai Affiliator di Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia

Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia merupakan platform yang cukup terkenal di Indonesia. Jika Anda mendaftar affiliate marketing di sana, ini dia contoh hitungannya:

1. Shopee Affiliate

Shopee membedakan komisi untuk “Pengguna Baru” dan “Pengguna Lama” serta memiliki batas maksimal komisi per transaksi.

KeteranganContoh
Harga Produk (Elektronik)Rp 1.000.000
Persentase Komisi1% (untuk pengguna lama di kategori elektronik)
Komisi per Penjualan1% dari Rp 1.000.000 = Rp 10.000
Simulasi Pendapatan (30 Penjualan)30 Penjualan x Rp 10.000 = Rp 300.000

Catatan Penting: Komisi Shopee bisa lebih tinggi (hingga 10%) untuk pengguna baru atau pada kategori produk tertentu (misalnya, fashion). Ada juga batas maksimum komisi per transaksi (misalnya, Rp 50.000).

2. Tokopedia Affiliate

Tokopedia sering menggunakan sistem komisi per klik (PPC) dan juga komisi dari penjualan produk (Power Merchant & Official Store). Simulasi ini berfokus pada komisi penjualan.

KeteranganContoh
Harga Produk (Perawatan Diri)Rp 200.000
Persentase Komisi5% (misalnya untuk kategori Perawatan Diri)
Batas Maksimal KomisiRp 50.000 per item terjual
Komisi per Penjualan5% dari Rp 200.000 = Rp 10.000 (masih di bawah batas)
Simulasi Pendapatan (30 Penjualan)30 Penjualan x Rp 10.000 = Rp 300.000

Catatan Penting: Tokopedia juga memberikan komisi tetap untuk setiap kunjungan (visit) yang valid ke halaman produk, yang menjadi sumber pendapatan tambahan selain dari penjualan.

3. TikTok Shop Affiliate

Di TikTok, komisi ditentukan langsung oleh penjual (seller) untuk setiap produk yang mereka daftarkan di Affiliate Marketplace.

KeteranganContoh
Harga Produk (Fashion)Rp 250.000
Persentase Komisi (Ditentukan Seller)10%
Komisi per Penjualan10% dari Rp 250.000 = Rp 25.000
Simulasi Pendapatan (30 Penjualan)30 Penjualan x Rp 25.000 = Rp 750.000

Catatan Penting: Fleksibilitas komisi di TikTok Shop sangat tinggi. Anda bisa mencari produk dengan margin komisi besar, namun persentasenya bisa diubah oleh penjual sewaktu-waktu.

Affiliate marketing sebenarnya sangat mudah untuk dilakukan. Namun, tantangan terbesarnya ada pembuatan konten. Dimana penjualan akan sangat dipengaruhi oleh bagaimana Anda mempromosikan sebuah produk.

Followers juga menjadi poin penting lainnya, tetapi jangan khawatir, karena semuanya bisa mulai dari awal. Sebelum memulai, pastikan Anda memilih produk yang dipahami, sehingga pembuatan konten tidak terasa menyulitkan.